top of page

Trik Menggunakan Dempul Kayu Wood Filler Agar Tidak Ambles

Kerusakan goresan sampai lubang pada kayu dapat diperbaiki dengan memanfatkan dempul kayu atau wood filler. Untuk mengaplikasikan bahan finishing ini tepat sebelum menggunakan coating, baik itu stain atau sanding sealer.


Tujuan dari dempul kayu adalah untuk menutupi lubang akibat cacat pada kayu. Diharapkan, hasil finishing bisa halus dan merata. Penggunaan dempul kayu tergantung dengan hasil finishing yang diharapkan.


Apabila Anda ingin tampak vintage maka penggunaan wood filler justru tidak perlu dilakukan karena ditonjolkan pada finishing tersebut adalah tampilan kayu apa adanya. Apabila anda ingin finishing furnitur kayu anda tampak antik maka aplikasikan wood filler adalah salah satu tahapan yang tidak boleh anda lewatkan berbeda bila anda ingin tampak vintage. Sayangnya, saat mengaplikasikan wood filler secara asal dapat mengakibatkan terjadinya permukaan kayu menjadi ambles bila saat mengaplikasikan secara asal.


Apa yang membuat dempul kayu ambles setelah kering?

Perlu kita ketahui ada beberapa penyebab yang bisa terjadi. Kebanyakan dari kita menyerah menggunakan wood filler karena hasilnya setelah kering atau setelah perawatan ambles dan berakibat orang-orang menggunakan lem kayu sebagai pengganti wood filler.


Kira-kira apa saja ya yang menyebabkan ambles setelah selesai proses pendempulan, sebagai berikut ini:

· Masalah formula

Hal ini umum yang menjadi penyebab amblesnya wood filler setelah proses aplikasi adalah formulasi dari wood filler yang kurang baik. Wood filler yang kurang baik kualitasnya biasanya dijual dengan harga yang sangat miring. Oleh karena itu ketika anda akan membeli produk wood filler, hal tersebut perlu anda perhatikan.

· Daya rekat yang kurang baik

Daya rekat saat mengaplikasikan wood filler saat melakukan coating sangatlah penting. Bila daya rekat wood filler yang anda pilih memiliki kualitas rendah, coating akan mudah mengelupas ketika anda akan mengamplasnya. Hasilnya akan tampak saat anda akan melakukan pengamplasan, yang awalnya permukaan sudah terisi dengan wood filler akan ambles.

· Mengamplasan terlalu cepat

Kesalahan lain yang menjadi penyebab wood filler ambles ialah teknik mengamplasan. Waktu yang di butuhkan untuk mengeringkan dempul kayu sekitar 15 sampai 20 menit. baru setelah itu anda dapat mengamplasnya. Namun apabila dempul kayu belum kering dan anda melakukan pengamplasan, maka kerusakan tersebut tidak bisa di hindari.

Nah setelah kita membahas penyebab dempul kayu yang ambles. Mari kita mencari tahu cara mengamplikasikan dempul kayu agar tidak ambles. Sangat banyak cara untuk mengaplikasikan wood filler.


Berikut ini beberapa cara mengaplikasikan wood. Semoga bisa membantu anda.


1. Menambahkan bahan pelarut untuk menutupi pori-pori

Ada dua jenis wood filler yang dijual di pasaran, yaitu menggunakan bahan pelarut air dan yang menggunakan bahan pelarut thinner anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk wood filler berbahan pelarut thinner, Anda bisa menggunakan Thinner Menorah A, Thinner A Special, dan Thinner B.

Bahan pelarut ini bisa dimanfaatkan ketika anda ingin menutupi permukaan pori kayu. Caranya sangat mudah sekali anda cukup menambahkan sedikit pelarut thinner pada wood filler kemudian aduk hingga rata dan saat mengaplikasikan akan menjadi tampak lebih mudah untuk di ratakan. Kemampuan wood filler untuk menempel pada permukaan akan menjadi lebih baik.


2. Gunakan jari untuk menekan wood filler

Untuk meratakan wood filler anda bisa menggunakan scrape. Hanya saja, pada lubang yang cekunganya cukup dalam anda dapat meratakan menggunakan jari. Anda bisa menekan wood filler sampai pada dasar permukaan kayu. Isi terus sampai ke permukaan lalu ratakan dengan scrape. Cara tersebut bisa anda lakukan agar hasilnya lebih maksmial dengan menggunakan jari agar wood filler di dalamnya lebih padat sehingga dapat menghindari ambles.


Semoga artikel ini bermanfaat!




Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page