Thinner vs. Spiritus

Diperbarui: 19 Mar 2021

Keduanya merupakan bahan yang dapat digunakan untuk pengecer cat yang merupakan bahan hasil pengolahan gas alam. Thinner dan spiritus digunakan pada cat berbasis solvent yang berbeda dengan cat berbasis air. Thinner dan spiritus memiliki aroma yang menyengat.


Spiritus

Spiritus atau methanol atau yang biasa disebut white spirit oleh kalangan industri pengecatan merupakan hasil pengolahan gas alam yang memalui berbagai penyulingan gas.

Methanol, juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alcohol atau spiritus, adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada "keadaan atmosfer" methanol berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan dari pada ethanol).

Methanol digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri. Karena sifatnya yang beracun, methanol sering digunakan sebagai bahan additif bagi pembuatan alkohol untuk penggunaan industri. Metanol kadang juga disebut sebagai wood alcohol karena dahulu merupakan produk samping dari distilasi kayu. Saat ini methanol dihasilkan melului proses multi tahap. Secara singkat, gas alam dan uap air dibakar dalam tungku untuk membentuk gas hidrogen dan karbon monoksida, kemudian gas hidrogen dan karbon monoksida ini bereaksi dalam tekanan tinggi dengan bantuan katalis untuk menghasilkan methanol.

Thinner

Thinner yaitu suatu pelarut yang membuat viskositas cat menjadi lebih mudah diaplikasikan. Berbagai tipe solvent dicampurkan bersamanya, untuk menyesuaikan kemampuan larut thinner dan penguapannya. Sehingga semakin banyak thinner yang dicampurkan pada cat maka cat akan semakin encer. Thinner juga mengendalikan pengeringan film, adhesi serta umur film.

Thinner merupakan cairan pelarut yang mudah menguap. Thinner banyak digunakan untuk mengencerkan cat atau sebagai cairan pembersih berbasis minyak.

Jadi sebenarnya apa sih perbedaan keduanya? Sebenarnya keduanya sama – sama pengencer yang tergolong dari bahan organic. Keduanya juga digunakan pada cat. Keduanya juga mengandung senyawa organic yang mudah menguap.


Berikut akan kami jabarkan perbedaan dari thinner dan spiritus:

a. Spiritus terbuat dari 100% bahan kimia yang melalui berbagai macam proses penyulingan, sedangkan thinner tercampur atas solvent-solvent pilihan terbaik.

b. Thinner memilki aroma yang lebih tajam daripada spiritus.

c. Dari komposisinya: untuk spiritus atau methanol tidak tercampur bahan lainnya, sedangkan tiner sudah melalui pencampuran beberapa bahan.

d. Dalam penggunaannya, kedua produk ini terkadang yang lebih sering digunakan adalah thinner.

e. Biasanya, spiritus lebih sering digunakan dalam bahan bakar sedangkan thinner lebih sering digunakan untuk bahan campuran cat maupun merontokkan cat.

f. Spiritus yang banyak dipasaran biasanya memiliki warna ungu sedangkan thinner memiliki warna transparan/bening.

g. Spiritus lebih mudah ditemukan di pasaran karena sering digunakan sebagai bahan bakar lampu pertomaks (biasanya lampu ini digunakan di wilayah yang banyak nelayannya, lampu berbahan bakar spiritus ini digunakan para nelayan untuk mencari ikan di malamn hari. Sedangkan thinner, biasanya hanya tersedia di toko cat dan toko bangunan.

 

Thinner vs. Spiritus


Both are materials that can be used for paint retailers which are materials produced by natural gas processing. Thinner and rubbing alcohol are used in solvent-based paints which are different from water-based paints. Thinner and rubbing alcohol have a strong aroma.


Spirit

Spiritus or methanol or what is commonly called white spirit by the painting industry is the result of processing natural gas through various gas refineries.

Methanol, also known as methyl alcohol, wood alcohol or spirits, is a chemical compound with the chemical formula CH3OH. It is the simplest form of alcohol. In an "atmospheric state" methanol is a light, volatile, colorless, flammable, and poisonous liquid with a distinctive odor (milder odor than ethanol).

Methanol is used as an anti-freeze refrigerant, solvent, fuel and as an additive for industrial ethanol. Due to its toxic nature, methanol is often used as an additive for the manufacture of alcohol for industrial use. Methanol is sometimes referred to as wood alcohol because it used to be a byproduct of wood distillation. Currently methanol is produced through a multi-stage process. In short, natural gas and water vapor are burned in a furnace to form hydrogen gas and carbon monoxide, then these hydrogen and carbon monoxide gases react under high pressure with the help of a catalyst to produce methanol.

Thinner

Thinner is a solvent that makes the viscosity of the paint easier to apply. Various types of solvents are mixed with it, to suit the ability of the thinner to dissolve and to evaporate. So that the more thinner you mix in the paint, the thinner the paint will be. The thinner also controls film drying, adhesion and film life.

Thinner is a volatile solvent. Thinner is widely used to thin paint or as an oil-based cleaning fluid.

So what is the difference between the two? In fact, they are both thinners which are classified as organic ingredients. Both are also used in paint. Both also contain volatile organic compounds.


Here we will describe the difference between thinner and spirit:

a. Spiritus is made from 100% chemicals that go through various refining processes, while thinner is mixed with the best choice of solvents.

b. Thinner has a sharper aroma than rubbing alcohol.

c. From its composition: for rubbing alcohol or methanol, other ingredients are not mixed, while thinner has been mixed with several ingredients.

d. In use, these two products are sometimes used more often is thinner.

e. Usually, rubbing alcohol is more often used in fuels while thinner is more often used for paint mixtures and for removing paint.

f. Many spirits in the market usually have a purple color while thinner has a transparent color.

g. Spiritus is easier to find on the market because it is often used as fuel for pertomax lamps (usually this lamp is used in areas where there are many fishermen, this lamp fueled by spiritus is used by fishermen to find fish at night. Meanwhile, thinner is usually only available in paint shops and store building.

922 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua