top of page

Jenis & Sifat Bahan Kimia Cair

Bahan kimia adalah senyawa yang memiliki karaktristik berbeda-beda, dimana berdasarkan fasenya terwujudkan cair, gas dan padat. Di dalam kehidupan kita juga sangat diperlukan bahan kimia, bahkan di dalam makanan yang kita makan kadang mengandung bahan kimia seperti asam sitrat atau MSG. Tetapi tidak semua bahan kimia bersifat beracun atau negative karena setaiap bahan kimia mempunyai sifat dan manfaat yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Bahan-bahan kimia yang umum ditemukan pada produk seperti deterjen pembersih lantai, parfum, shampoo, sabun cuci piring dan hand sanitizer. Bahan kimia memiliki sifat dan jenis yang beragam. Berikut ini ada beberapa penjelasan tentang sifat dan jenis bahan kimia.


Jenis bahan kimia

1. Asam

Asam merupakan senyawa kimia yang mempunyai kandungan ion hydrogen yang sangat reaktif. Bila senyawa asam dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan pH yang rendah atau dibawah 7. Senyawa asam banyak digunakan untuk percobaan yang menerapkan rekasi asam basa. Bahan kimia yang mempunyai sifat asam bisa menjadi sangat beracun dan berbahaya, apabila perada di konsentrasi yang rendah bahan asam akan menjadi lebih aman. Tetapi terkadang dalam percobaan kimia senyawa asam dengan konsentrasi tinggi membutuhkan kehati-hatian yang sangat ekstra, karena senyawa asan ini dinilai sangat berbahaya apabila konsentrasi tinggi.

2. Basa

Basa merupakan senyawa kimia yang memiliki sifat berkebalikan dari asam, dimana senyawa basa ini memiliki kandungan ion hidroksida. Ketika hidroksida bertemu dengan hydrogen dalam asam, maka akan berubah menjadi air (H2O). Untuk Sisa dari bahan asam dan basa akan berubah menjadi garam. Senayawa basa dinilai memiliki nilai pH yang lebih tinggi berbanding dengan senyawa asam.

3. Bahan kimia logam

Bahan kimia logam adalah bahan kimia yang tersusun dari unsur-unsur logam diantaranya seperti besi, aluminium, tembaga, emas dan lain sebagainya. Bahan kimia logam biasanya digunakan pada bidang kimia anorganik.

4. Bahan kimia reaksi panas

Reaksi panas terdapat dua jenis reaksi, yaitu reaksi endotermik dan eksotermik. Reaksi endotermik merupakan rekasi yang dapat menyerap atau membutuhkan panas untuk terjadinya reaksi. Sedangkan, eksotermik merupakan reaksi yang bisa terjadi secara spontan dan menghasilkan panas. Rekasi tersebut dapat melibatkan bahan kimia tertentu seperti bahan kimia yang mempunyai sifat tahan panas dan juga bahan kimia yang tahan terhadap api adalah bahan endotermik.

5. Polimer

Polimer merupakan bahan kimia yang tersusun dari monomer-monomer yang menyatu dan membentuk rantai panjang. Bentuk dari polimer terbilang sangat banyak. Salah satu contoh sederhananya amilum yang merupakan gabungan dari monomer glukosa.


Sifat bahan kimia

1. Mudah terbakar

Sifat bahan kimia yang pertama ialah mudah terbakar, maksudnya mudah untuk tersulut api. Salah satu contonya yaitu bensin, dimana zat yang satu ini termasuk zat yang sangat mudah terbakar. Apabila sudah memahami bahwa sautu zat memiliki sifat yang mudah terbakar, maka kita harus lebih berhati-hati saat menggunakan zat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

2. Mudah membusuk

Sifat kimia yang satu ini dapat terjadi karna adanya reaksi kimia. Biasanya terjadi pada minuman atau makanan yang dapat menyebabkan makanan dan minuman berubah rasa menjadi asam atau membusuk. Penyebab terjadinya makanan atau minuman membusuk karena adanya mikroorganisme seperti jamur atau bakteri. Untuk menghindari terjadinya pembusukan, anda dapat melakukan beberapa cara. Salah satunya ialah dengan mengawetkannya. Cara tersebut dapat menahan upaya lajunya pertumbuhan mikrooraganisme pada makanan. Beberapa teknik yang umum sering masyarakat gunakan seperti pengasapan, pendinginan, pengeringan, pemanisan dan juga pengasinan.

3. Mudah meledak

Sifat dari kimia yang ketiga ialah mudah meledak. Mungkin terjadinya sebuah ledakan disebabkan oleh interaksi antara zat dengan oksigen di alam. Salah satu zat kimia yang mudah meledak ialah magnesium, natrium dan juga hydrogen. Ledakan ialah peningkatan volume dan mengeluarkan energy yang membahayakan.

4. Berkarat

Sifat kimia yang ke empat ialah mudah berkarat atau korosi, berkarat terjadi karena adanya reaksi anatara logam dengan oksigen di suatu benda. Sebuah benda dapat digolongkan menjadi benda yang mudah berkarat dengan benda yang tidak bisa berkarat. Benda yang mudah berkarat adalah logam contohnya seng atau besi. sedangkan benda yang tidak bisa berkarat ialah seperti kaca dan plastik. Untuk menghindari terjadinya sifat kimia berkarat, mungkin beberapa hal di bawah ini dapat membantu mengecah munculnya karat :

• Logam atau besi sebaiknya dilapisi dengan cat

• Olesi permukaan logam dengan oil

5. Beracun

Beberapa bahan kimia mengandung zat yang beracun, seperti pestisida, fungisida, dan herbisida. Zat yang beracun biasanya digunakan oleh manusia untuk membuat racun tikus ataupun serangga. Anda perlu berhati-hati walapun dalam jumlah kecil, zat beracun ini dapat menyebabkan keracunan pada manusia. Zat beracun dapat masuk melalui pernapasan ataupun melalui kulit.



Semoga artikel ini membantu!

Postingan Terakhir

Lihat Semua

コメント


bottom of page