Cara Pengaplikasian Spray Finishing Pada Kayu

Finishing pada furniture kayu akan menjadi jauh lebih efektif menggunakan spray gun karena dapat mempercepat finishing kayu dan dapat menghasilkan permukaan finishing yang jauh lebih rata dan halus. Sebelum menggunakan spray gun untuk finishing kayu, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bagaimana cara menggunakan spray gun dengan baik dan tepat.


  • Jarak

Memberikan jarak antara spray gun dengan permukaan kayu yang akan difinishing sekitar 150 milimeter karena jarak yang terlalu jauh menjadikan lapisan terlalu tipis, begitu juga sebaliknya apabila jarak terlalu dekat akan menjadikan lapisan yang terlalu tebal.

  • Sudut penyemprotan

Dalam menggunakan spray gun sudut penyemprotan sangat penting untuk diperhatikan. Sudut yang paling efektif ialah sudut siku-siku atau 90 derajat. Agar mendaptkan hasil yang finishing yang lebih merata.

  • Kecepatan

Kecepatan menyemprot dari spray gun min 900 mm/detik sedangkan untuk max 1.200 mm/detik dan usahkan kecepatan dalam menggunakan stabil di angka tersebut.

  • Cek kondisi sebelum finishing

Khusus untuk yang mengecat ulang, usahakan memperhatikan adanya goresan atau ada cat sebelumnya tidak pada furniture yang akan di finishing apabila ada goresan atau cat yang tertinggal nanti saat proses finishing hasilnya tidak rata.

  • Kualitas Spray Gun

Dalam menggunakan spray gun pilihlah yang berkualitas baik. Carilah yang sesuai kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki karena spray gun sangat banyak sekali jenisnya.



Proses Finishing dengan Sistem Semprot

Menggunakan spray gun saat finishing membuat proses berjalan lebih cepat. Ada 5 langkah umum yang dapat digunakan untuk proses finishing menggunakan spray gun. Berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti:


1. Persiapkan substrat kayu agak menghasilkan permukaan yang halus dan rata. Kemudian amplas kayu dengan amplas 100 hingga 150 atau 180. Pakailah amplas secara bertahap untuk menghasilkan permukaan kayu yang lebih rata. Keringkan kayu, dengan tingkat kelembaban yang tepat karena kayu yang masih lembab akan menimbulkan jamur dan juga rayap.

2. Apabila kayu sudah kering, bersih dari kotoran maupun debu maka kayu siap mulai proses finishing dengan spray gun. Untuk lapisan pertama dan sebagai base coat untuk mengisi pori-pori kayu.

3. Campurkan sanding sealer dengan thinner, apabila larutan sudah mencampur dengan rata siap untuk digunakan dengan spray gun untuk diaplikasikan pada permukaan kayu. Semprotkan ke seluruh permukaan hingga rata gunakan dengan cara cross spray. Agar larutan sanding sealer masuk ke dalam pori-pori kayu.


Thinner yang digunakan untuk Thinner A, Thinner A Special, Thinner Multi Purpose Reguler, dan Thinner Multi Purpose Special.


4. Tunggu sanding sealer kering selama 60 menit, kemudian amplas ambang menggunakan amplas 400. Hilangkan debu-debu sisa pengamplasan sebelum aplikasi politur.

5. Siapkan politur. Pilih top coat matte atau gloss untuk tampilan akhir furniture kayu. Campurakan top coat dengan thinner kemudian aduk sampai rata. Semprotkan keseluruh permukaan kayu sampai rata. Aplikasikan secara perlahan dan tipis saja. Apabila ingin memberi dua lapisan pada furnitur maka tunggu lapisan mengering selama kurang lebih 60 menit dan amplas kembali dengan amplas 400. Semprotkan kembali diamkan selama 24 jam atau semalaman agar lapisan menjadi kering dengan sempurna.


Semoga artikel ini membantu.

3 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua