Mengecat Triplek dan Gypsum Menggunakan Cat Tembok

Salah satu kunci untuk memiliki tempat tinggal yang rapi, bersih dan terkesan luas salah satunya adalah menentukan plafon yang tepat dari bahan plafon hingga pemilihan warna plafon harus dipertimbangkan. Sebab salah menentukan warna plafon akan membuat tempat tinggal terkesan gelap dan suram. Beberapa warna yang sering dipilih untuk memberi kesan rapi dan bersih merupakan warna putih. Gypsum juga gampang untuk di cat ulang dan mempunyai bentuk permukaan yang lebih halus dibanding plafon triplek yang masih menampakkan serat-seratnya.


• Mengecat Plafon Gypsum: bahan dan alat-alatnya

Untuk proses pengecatan gypsum sebaiknya menggunakan kuas rol yang terbuat dari kain berbulu lembut dan pendek dan tebel yang dilengkapi tongkat atau batang penghubung.

Bahan dan alat yang diperlukan untuk pengecatan yaitu : tangga, baki cat dan pelapis, kuas untuk mengecat bagian tepi plafon, dempul dan pisau dempuk untuk menutupi apabila ada lubang atau mengisi retakan di sudut-sudut.


• Menentukan Warna Pengecatan Plafon Gypsum

Untuk pilihan warna sesuai selera diri sendiri. Tetapi kebanyakan orang memilih wrarna putih, karena kualitas pantulannya membuat ruangan tampak lebih terang dan cerah.


• Tahapan Pengecatan Plafon

1. Amplas permukaan plafon

Memastikan tidak ada kebocoran pada atap rumah. ini berlaku untuk plafon gypsum maupun triplek. Karena seiringnya waktu triplek akan melapuk juga. Pastikan bahwa untuk membersihkan permukaan plafon jangan sampai ada debu yang menempel ada plafon sehingga akan menimbulkan tektur yang buruk bila ada kotoran saat proses pengecatan. Untuk tripleks perlu menggunakan kuas guna membersihkan kotoran di sela-sela triplek dan perlu mengamplas permukaan triplek untuk dapat hasil yang maksimal. Apabila pada palfon ditemukan kerusakan berupa lubang kecil maka perlu untuk di perbaiki terlebih dahulu.

2. Bersihkan roller

Proses pengecatan plafon sangat berbeda dengan kita mengecat dinding oleh karena itu menggunakan kuas rol. Selain luas terlihat lebih lebar, dengan kuas roller yang berbulu halus akan menghasilkan tekstur yang lebih halus pada permukaan plafon. Sebelum mulai mengaplikasikan dengan kuas roller, sebaiknya cuci dan keringkan kuas roller untuk menghindar debu yang menempel pada kuas roller agar saat proses pengecatan tidak terganggu.


Cat yang biasa digunakan adalah solvent-based paint yang artinya cat dengan pelarut thinner. Contoh jenis cat yang biasa digunakan:

a. Cat Akrilik / Cat Acrylic

b. Cat Epoksi / Cat Epoxy

Kedua jenis cat diatas dapat dilarutkan dengan Thinner A dan Thinner A Special cap Menorah


3. Lakukan pengecatan dengan pola zig zag

Untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya menggunkan teknik zig zag karena bisa membantu menutupi permukaan plafon yang belum rata.


Mungkin di antara kita masih bertanya bisakah mengecat tripel dan gypsum dengan cat tembok? Jawabnya adalah bisa ada salah satu contoh ada ruangan yang menggunakan tembok gypsum, semen dan tripleks. Sekat gypsum yang akan di cat berhubungan dengan dinding yang semen. Bila harus membeli cat khusus gypsum, takut warna tidak sama. Akhirnya, dinding gysum dicat dengan cat tembok yang sama. Apakah sulit dan untuk hasilnya bagaimana? Untuk prosesnya sama sekali tidak sulit sama dengan kita mengecat tembok dan untuk hasil warna sama dengan dinding semen.


Namun, disarankan dalam proses pengecatan tripleks dan gypsum cat perlu diaplikasikan hingga 3 lapis untuk mendapatkan hasil kepekatan warna yang sama dengan warna dinding. Kalau menggunakan cat kayu dalam contoh ini, kita harus menyesuaikan dengan warna solid untuk menutup warnanya yang tampak sama dengan cat dinding yang semen. Untuk yang ingin mengecat plafon yang berbahan tripleks bisa menggunakan cat tembok tapi ini hanya sebuah alternatif saja mungkin ada cat tembok yang tersisa bisa di aplikasikan kepada bahan tripleks.


Semoga artikel ini membantu!

385 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua