top of page

Getah Damar (Mata Kucing)

a. Apa itu Getah Damar / Mata Kucing?

Damar mata kucing (shorea javanica) atau sering disebut getah damar merupakan salah salah satu produk unggulan dari hasil hutan di Indonesia.

Pohon dari getah damar sendiri tingginya dapat mencapai 40-50 meter dengan diameter mencapai 150 cm. Permukaan kulitnya berwarna kelabu tua sampai sawo matang, beralur dan daunnya agak tebal berbentuk bulat telur memanjang.

Getah damar merupakan golongan resin yang termasuk resin golongan dengan bilangan rendah dan dapat larut dalam minyak serta dalam pelarut organic.


b. Dimana didapatkannya Getah Damar?

Damar merupakan hasil oksidasi dari family Dipterocarpaceae dan Burseraceae, contoh jenis famili Burseraceae adalah Canarium luzonicum. Pohon damar tumbuh baik di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Produktivitas pohon getah damar yang berdiameter 60-80 cm dapat mencapai 4-5 kg/bulan. Produktivitas tergantung lokasi . Pohon yang disadap, periode sadap, faktor genetik pohon, dan factor teknologi pohon. Produktivitas getah masih dapat ditingkatkan dengan perlakuan fisika dan kimia. Perlakuan fisika telah dicoba yaitu dengan melubangi batang tanaman dan menutupnya dengan plastik sehingga produktivitas dapat meningkat sebanyak 66.4%-114%. Sedangkan perlakuan kimia dapat dilakukan dengan menggunakan cairan stimulans yang berfungsi untuk memperlancar aliran getah dari saluran damar.

Pohon damar mulai disadap pada umur 20 tahun atau apabila diameter batang telah mencapai 25-30 cm. Penyadapan damar dilakukan dengan cara melukai bagian batang pohon dalam bentuk takik.

Adapun bentuk takik sadap pada umumnya berbentuk segitiga sama sisi dengan ukuran yang ebrvariasi dari 7.5-12 cm dengan kedalaman 2-4 cm seperti gambar di atas. Setelah itu hasil resin yang diperoleh dibiarkan mengalir dan terkumpul di dalam lubang sadap hingga mengering dan mengeras. Setelah resin mengering dan mengeras kemudian getah damar dikumpulkan. Periode pengumpulan biasanya membutuhkan waktu 1 minggu hingga 1 bulan setelah proses penyadapan.


c. Digunakan untuk apa?

Getah Damar atau mata kucing banyak dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyalakan obor (yang biasa hdisebut lampu damar), bahan membuat batik, bagian sambungan kapal, sebagai bahan baku untuk perekat, cat, lilin, dan bahan pengisi kertas. Getah damar atau mata kucing banyak digunakan sebagai bahan mentah dalam industri-industri campuran karet, lak, vernis, plastik, macam-macam kulit, korek api, bahan isolator, obat-obatan dan industri bahan peledak. Resin dari getah damar atau mata kucing juga digunakan dalam industry cat sebagai bahan emulsi atau campuran, vernis, tinta, juga dalam industry farmasi hingga kosmetika.

Getah damar mata kucing di luar negeri telah banyak digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan piringan hitam, campuran karet, water proofing, pelapis permen untuk memberikan penampakan yang mengkilap dan keras. Selain itu, dapat digunakan juga sebagai campuran kuku kutek, dan saat ini sudah mendapat pengakuan food and drug administration di Amerika.


d. Bagaimana cara penggunaannya?

Biasanya getah damar akan dicampurkan dengan pelarut/solvent dulu sebelum akan digunakan karena getah damar harus dicairkan terlebih dahulu.

Setelah dilarutkan dengan pelarut getah damar atau mata kucing siap untuk diolah.


e. Pelarut Getah Damar dari CV Tando Jaya

Getah damar atau mata kucing membutuhkan pelarut untuk bisa mengencerkan serta mengolahnya. Pelarut yang digunakan untuk getah damar atau mata kucing adalah Thinner DMK 01.

Thinner DMK 01 diformulasikan khusus untuk Mata Kucing atau Getah damar dan sirlak.

- Larut dalam waktu yang singkat.

- Hasil Mengkilap.

- Dapat digunakan dalam segala cuaca (tanpa mengembun).

- Tidak ada kandungan air hanya menggunakan solvent import.


Untuk informasi lebih lanjut dan permintaan sample hubungi kami di: WA (chat) +62 81232309997

Kunjungi Website kami di: www.tandojaya.com

 

Resin


a. What is resin / cat's eye?

Cat's eye resin (shorea javanica) or often called resin sap is one of the superior products of forest products in Indonesia.

Trees from the resin itself can reach 40-50 meters in height with a diameter of up to 150 cm. The surface of the skin is dark gray to brown, grooved and the leaves are rather thick, oval-shaped elongated.

Damar resin is a resin group that includes low-number resin groups and can dissolve in oil and in organic solvents.


b. Where do you get the resin?

Resin is the result of oxidation from the Dipterocarpaceae and Burseraceae families, an example of the type of the Burseraceae family is Canarium luzonicum. The resin tree grows well in Sumatra, Kalimantan, Sulawesi and Maluku.

The productivity of resin trees with a diameter of 60-80 cm can reach 4-5 kg ​​/ month. Productivity depends on location. Tapped trees, tapping period, tree genetic factors, and tree technology factors. The productivity of the sap can still be increased by physical and chemical treatments. Physical treatments have been tried, namely by punching holes in the stems of the plants and covering them with plastic so that productivity can increase by 66.4% -114%. Meanwhile, chemical treatment can be carried out using a stimulant fluid which functions to facilitate the flow of sap from the resin channels.

Tree resin begins to be tapped at the age of 20 years or when the trunk diameter has reached 25-30 cm. Dammar tapping is done by cutting the trunk of a tree in the form of a notch.

The tapping notch is generally in the form of an equilateral triangle with sizes varying from 7.5-12 cm with a depth of 2-4 cm as shown above. After that, the resin obtained is allowed to flow and collect in the tapping hole until it dries and hardens. After the resin dries and hardens then the resin sap is collected. The collection period usually takes 1 week to 1 month after the tapping process.


c. What is it used for?

Resin or cat's eye is widely used as a material for lighting torches (which are commonly called resin lamps), batik making materials, vessel joints, as raw material for adhesives, paints, waxes, and paper fillers. Resin or cat's eye is widely used as raw material in mixed industries of rubber, lacquer, varnish, plastics, various leathers, matches, insulators, pharmaceuticals and the explosives industry. Resin from resin or cat's eye is also used in the paint industry as an emulsion or mixture, varnish, inks, as well as in the pharmaceutical to cosmetics industries.

Overseas cat's eye resin has been widely used as a raw material for the manufacture of vinyl records, rubber mixes, water proofing, candy coatings to give it a shiny and hard appearance. In addition, it can also be used as a mixture of nail polish, and currently it has received recognition from the food and drug administration in America.


d. How to use it?

Usually the resin sap will be mixed with a solvent before it will be used because the resin must be melted first.

After dissolving it with resin or cat's eye solvent, it is ready to be processed.


e. Solvent for Damar from CV Tando Jaya

Resin or cat's eye requires a solvent to be able to dilute and process it. The solvent used for resin or cat's eye is Thinner DMK 01.

Thinner DMK 01 is specially formulated for cat's eye or resin and sirlak.

- It dissolves in a short time.

- Glossy results.

- Can be used in all weather (without condensation).

- There is no water content, only using imported solvents.


For more information and sample requests contact us at:

WA (chat) +62 81232309997

Visit our Website at:

www.tandojaya.com


172 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page