Cara Penggunaan Cat Melamin

Cat melamin adalah cat clear atau transparan yang sangat popular di Indonesia. Cat melamin merupakan bahan finishing yang sudah pasti banyak orang mengenalnya. Bahan melamin saat ini tersedia dalam berbagai macam merk dan banyak digunakan dalam industri furniture karena harganya yang sangat ekonomis dan proses pengaplikasikannya sangatlah mudah. Namun, ada beberapa orang mengatakan bahwa bahan melamin merupakan bahan yang sulit untuk diaplikasikan. Bagi anda yang ingin menggunakan cat melamin maka lebih baik pelajari terlebih dahulu fungsinya agar anda tidak salah saat mengaplikasikan pada furniture. Warna yang diberikan tidak menjadi masalah karena cat melamin adalah transparan dan berfungsi untuk memberikan kilap pada furniture dan tidak hanya kilap saja yang diberikan tetapi jugan transparansi yang bagus. Tingkat transparansi yang diberikan cat melamin tentu saja akan mempermudah anda dalam mengaplikaskan pada seluruh furniture. maka dari itu tidak heran apabila banyak bidang industri furniture yang menggunakan cat melamin karena warna yang natural dan transparansi yang baik dengan warna kayu asli dan serat-serat akan terlihat dengan jelas yang membuat furniture kayu tampak indah. Apapun jenis kayu yang digunakan apabila menggunakan cat melamin dalam proses pengecatan akan membuat kayu tersebut tampak mewah. Bahkan apabila lapisan melamin yang sangat tebal akan membuat kayu terlihat seperti diselimutin dengan air. Namun ada beberapa hal yang perlu anda ketahui cat melamin hanya dapat diaplikasikan pada furniture indoor saja, karena ketahan cat pada sinar matahari sangatlah buruk. Apabila furniture terus menurs terkena paparan sinar matahari akan membuat retakan dan warna yang awalnya transparan lama kelaman akan berubah menjadi kuning oleh karena itu cat melamin lebih cocok digunakan pada furniture indoor. Untuk menggunakan cat melamin anda membutuhkan pelarut thinner untuk campurannya. Gunakan Thinner A atau Thinner B.


Proses Pengecatan Melamin pada Kayu

Melakukan pengecatan pada kayu tidaklah sulit. Proses pengaplikasiannya hanya membutuh dua bahan tambahan saja, yaitu thinner dan hardener. Kedua bahan ini akan menjadikan hasil akhir mengeras dengan sempurna ketika terpapar sinar matahari langsung.

1. Persiapkan kayu

Pastikan kayu bersih dan kering. Selain itu, pilih permukaan kayu yang halus dan rata. Anda tidak bisa memilih kayu dengan sembarangan. Dengan memperhatikan permukaan kayu yang kering, bersih dan halus tentu akan menciptakan hasil yang maksimal.

2. Haluskan permukaan kayu

Untuk tahap kedua adalah menghaluskan seluruh bagian furniture yang hendak akan di melamin dengan cara mengamplasnya. Untuk proses pengamplasan ini sebaiknya menggunakan amplas kasar no 150. Apabila proses penghalusan dengan amplas sudah selesai, lap sisa-sisa kotoran pengamplasan dengan menggunakan kain.

3. Gunakan dempul atau wood filler

Untuk tahap ketiga adalah proses pendempulan atau wood filler, anda dapat mencampurkan wood filler dengan thinner. Gunakan kape untuk mengaplikasikan dempul pada seluruh permukaan kayu. Tunggu hingga proses pendempulan selesai dan mengering dengan sempurna, apabila sudah kering anda dapat ke proses selanjutnya, yaitu pengamplasan kedua. Untuk pengamplasan ke dua anada dapat menggunakan nomor amplas 130.

4. Aplikasikan wood stain

untuk mendapatkan hasil yang baik saat pengamplikasian wood stain pada kayu, sebaiknya campurkan wood stain dengan thinner. Aduk sampai rata dan semportkan pada permukaan kayu. setelah itu tunggu sampai benar-benar kering untuk masuk ke proses selanjutnya yaitu pengamplasan secara merata dan lap dengan kain untuk sisa-sisa pengamplasan.

5. Aplikasikan sanding sealer

Agar cat melamin menempel lebih kuat, maka perlu mengaplikasikan sanding sealer kayu atau cat dasar. Selain itu, fungsi sanding sealer untuk melindungi bagian kayu. proses pengaplikasikan sanding sealer perlu campuran menggunakan hardener atau thinner. Setelah sanding sealer tercampur rata dengan hardener atau thinner, aplikasikan ke semua permukaan kayu secara merata. Tunggu sampai lapisan benar-benar mengering, lalu laukan kembali proses pengamplasan dengan menggunakan amplas nomor 40.

6. Aplikasikan melamin

Proses terakhir yaitu pengaplikasikan melamin. Campurkan melamin dengan thinner dan hardener aduk hingga bahan benar-benar tercampur secara merata. Setelah tercampur merata semprotkan keseluruh permukaan menggunakan media spray gun. Tunggu hingga benar-benar kering.


Semoga artikel ini bermanfaat!

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua