top of page

Cara Mengaplikasikan Cat Minyak untuk Tembok

Diperbarui: 22 Jun 2021

Dalam mendekorasi rumah warna tembok sangat menentukan karena saat menggunakan cat dengan warna yang sesuai dengan keingingan dan kesukaan dapat membuat suasana yang menyenangkan dan keluarga menjadi betah di rumah. Untuk kalian yang sedang mendesain ulang rumah efek bosan dengan tembok yang selalu berwarna netral. Pengennya punya tembok yang berwarna lain. Tapi mengecat tembok sangat merepotkan bukan ? kalau minta tolong orang, sayang biaya. Kalau cat sendiri, gak tau caranya gimana dan cat tembok memang mempunyai beragam jenis yang bisa digunakan, tergantung dengan selera sang pemilik rumah. Daripada bingung coba aja menggunakaan cat minyak. Jenis cat minyak atau cat besi untuk tembok menggunakan proses pengecatan sederhana. Selain itu cat minyak tembok sangat mudah untuk dibersihkan. Noda-noda yang menempel pada tembok bisa sangat cepat dibersihkan dengan air atau sabun.


Berikut ini beberapa cara mengaplikasikan cat minyak untuk tembok.


1. Siapkan semua peralatan dan bahan yang akan digunakan

Pertama-tama, siapkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk mengecat tembok dengan cat minyak. Seperti kuas, koran secukupnya, cat minyak dan peralatan-peralatan lainnya yang menurut kalian akan membantu proses mengecat tembok dengan cat minyak. Pastikan ukuran paint roller dan volume cat minyak sesuai. Jangan sampai ada alat atau bahan yang terlupakan ditengah-tengah mengaplikasikan cat minyak kepada tembok, karena cat yang sudah terlanjur kering akan sulit untuk diolah lagi.


2. Bersihan tembok yang akan dicat

Melakukan pembersihan bagian permukaan tembok yang akan diaplikasikan dengan cat minyak. Terkadang anda melihat permukaan tembok yang berkapur, berjamur, banyak lumut yang mulai tumbuh dan juga mengelupas. Masalah ini harus segera ditangani dengan cara membersihkan terlebih dahulu agar nantinya cat minyak yang diaplikasikan bisa menempel sempurna pada tembok dan tidak mudah hilang warnanya serta tahan lama. Pembersihan bisa dilakukan dengan cara mengerok, mengelupaskan mengamplas ataupun menggunakan cara lainnya sesuai dengan masalah yang ada pada permukaan tembok.


3. Hindari mengecat saat musim hujan

Hindari mengambil resiko mengecat di musim hujan untuk hasil yang maksimal. Akan ada berbagai tantangan tambahan apabila pengecatan di musim hujan. Mengecat di musim hujan akan membawa resiko terkena air hujan sebelum cat minyak benar-benar kering dan menempel, membuat cat lebih lama mengering karena cuaca, sulitnya memastikan kondisi kering dari awal sampai akhir pengecatan. Hal ini juga karena cat minyak biasa digunakan untuk bagain luar rumah, jadi akan lebih baik apabila menghindari mengecat di musim hujan.


4. Kurangi penggunaan plamir

Penggunaan plamir untuk cat minyak bisa justru mengurangi kualitas saat digunakan. Plamir bisa mengurangi intensitas warna yang diberikan cat minyak. Jika penggunakan plamit berlebih bisa mengurangi daya rekat cat minyak. Maka dari itu, pakai plamir seminimal mungkin untuk memaksimalkan kualitas cat minyak. Bahkan, mengecat dengan cat minyak langsung setelah membersihkan tembok dapat meningkatkan kualitas dengan mudah. Tentunya anda perlu memilih sesuai dengan kebutuhan.


5. Siapkan warna dasar tembok

Cat minyak membutuhkan warna dasar untuk fungsi yang lebih artistik.

Memberi warna dasar dapat mempermudah penggunaan cat minyak. Lapisan warna dasar bisa diberikan dengan menggunakan warna tunggal dari suatu cat tembok atau dengan cat minyak yang dicampur paint thinner. Jika memang berkeinginan mencampurkan beberapa warna cat, pastikan takaran benar-benar diperhatikan. Agar nantinya saat cat minyak habis tidak kebingungan dan warna yang dihasilkan tetap sama. Lakukan pengadukan sampai benar-benar rata sebelum digunakan. Terlalu kental ataupun terlalu encer akan mempengaruhi kualitas yang dihasilkan.


6. Proses pengecatan tembok

Untuk mengecat seluruh permukaan tembok, campurkan cat minyak dengan paint thinner supaya lebih muda disebar. Gunakan paint roller agar warna cat nantinya lebih rapi dan lebih efisien karena tidak perlu menggunakan terlalu banyak cat. Untuk bagian yang pojok atau tidak terjangkau dengan roll, bisa menggunakan kuas agar warna merata dengan sempurna.


7. Finishing

Setelah selesai proses pengecatan, hendaknya anda memperhatikan lagi bagian permukaan tembok yang sudah diaplikasikan. Siapa tau masih ada bagian yang kurang sempurna. Bisa langsung disempurnakan dengan mengecatnya kembali pada bagian yang memang dirasa perlu saja.


Itulah langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal dari mengecat tembok dengan cat minyak. Semoga bisa membantu, bermanfaat, dan terimakasih sudah meluangkan untuk membaca. Sampai jumpa di artikel lainnya.

9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page